Beberapa tips penting untuk melakukan pendakian ke Gunung Rinjani berdasarkan pengalaman aktual dari salah seorang tim kami.
Pendaki mana yang tidak kenal Sang Dewi Anjani yang bersemayam di cantiknya Segara Anak. Panasnya terik Sabana Sembalun, betapa kejamnya Bukit Penyiksaan yang seakan-akan tidak pernah berakhir. Sampai di Plawangan Sembalun pun, perjalanan menuju puncak masih dimanjakan dengan tanjakan pasir yang ekstrem, dilengkapi dinginnya suhu pagi serta tiupan angin yang senantiasa memaksa untuk berhenti sejenak menata napas dan mengistirahatkan kaki yang lelah.
Kapan waktu terbaik mendaki Gunung Rinjani? Berapa hari yang ideal untuk pendakian? Apa saja yang harus dibawa? Sebaiknya mendaki melalui Senaru atau Sembalun? Membawa perbekalan dari Mataram atau membeli di Sembalun? Di mana lokasi terbaik untuk berkemah? Bagaimana ketersediaan air selama pendakian? Dan di mana spot terbaik untuk mengabadikan momen di Gunung Rinjani?
1. Kapan Waktu Terbaik Mendaki Gunung Rinjani?
2. Berapa Hari yang Ideal untuk Mendaki Gunung Rinjani?
- Pendakian Gunung Rinjani idealnya dilakukan selama 5–6 hari.
- Empat hari terasa cukup mepet, sedangkan enam hari memberikan waktu yang lebih nyaman untuk menikmati perjalanan.
Rekomendasi itinerary:
Hari Pertama
Gerbang Pendakian → Pos 2
Hari Kedua
Pos 2 → Plawangan Sembalun
Hari Ketiga
Plawangan Sembalun → Puncak Rinjani
Hari Keempat
Plawangan Sembalun → Segara Anak
Hari Kelima
Segara Anak → Senaru
3. Apa Saja yang Harus Dibawa?
- Peralatan standar pendakian gunung.
- Trekking pole yang sangat membantu saat summit attack.
- Perlengkapan mandi atau berendam di air panas Segara Anak.
- Kamera waterproof karena uap air panas dapat merusak kamera biasa.
- Alat pancing atau setidaknya mata kail dan senar.
- Buah-buahan dengan kandungan air tinggi, seperti nanas.
- Makanan berenergi secukupnya.
- Semangat dan kondisi fisik yang prima.
4. Sebaiknya Mendaki dari Senaru atau Sembalun?
Menurut pengalaman penulis, jalur Sembalun merupakan pilihan terbaik untuk mencapai puncak.
Jalur Sembalun
- Lebih cepat menuju puncak.
- Medan awal berupa savana terbuka dengan cuaca yang panas dan terik.
- Umumnya digunakan oleh pendaki lokal.
Jalur Senaru
- Jalur lebih rimbun dan teduh.
- Medan terasa lebih panjang dan tidak ada habisnya.
- Umumnya dipilih wisatawan mancanegara yang menggunakan jasa porter penuh.
Bila tujuan utama adalah mencapai puncak, jalur Sembalun sangat direkomendasikan.
5. Membawa Perbekalan dari Mataram atau Membeli di Sembalun?
- Tersedia Alfamart dan Indomaret di sekitar Bandara Lombok.
- Di Sembalun terdapat toko sembako yang cukup lengkap, termasuk gas kaleng.
- Pendaki dapat memilih membeli perbekalan di Mataram maupun Sembalun.
- Rekomendasi kami adalah membeli kebutuhan di Sembalun atau meminta bantuan porter untuk menyiapkannya.
6. Di Mana Sebaiknya Berkemah?
Hal ini sangat bergantung pada kondisi tim dan penggunaan porter.
Pos 2
- Pilihan terbaik jika tim belum mampu mencapai Plawangan Sembalun.
- Menawarkan pemandangan matahari terbit yang sangat indah.
Plawangan Sembalun
- Segera cari lokasi berkemah setibanya di area ini.
- Hindari area yang terlalu ramai.
- Pilih lokasi yang dekat sumber air dan dekat jalur summit attack.
Segara Anak
- Usahakan tiba saat hari masih terang.
- Memudahkan memilih lokasi terbaik untuk berkemah, memancing, dan fotografi.
Plawangan Senaru
- Bisa menjadi alternatif lokasi bermalam bila waktu masih memungkinkan.
7. Bagaimana Ketersediaan Air di Gunung Rinjani?
- Pos 2 memiliki sumber air di bawah jembatan, namun debitnya kecil dan sering kering saat musim kemarau.
- Plawangan Sembalun memiliki sumber air yang cukup melimpah.
- Segara Anak memiliki sumber air yang dapat dicapai sekitar 5–10 menit ke arah pemandian air panas.
- Saat turun menuju Senaru, bawalah minimal 2 liter air per orang untuk kebutuhan minum.
- Untuk menghindari antrean pengambilan air, lakukan pengisian pada malam hari.
8. Spot Foto Terbaik di Gunung Rinjani
Beberapa lokasi terbaik untuk fotografi antara lain:
- Sabana Sembalun (Pos 1 hingga Pos 3).
- Pos 2 saat malam hari dan saat matahari terbit.
- Plawangan Sembalun dengan latar Segara Anak dan Puncak Rinjani.
- Jalur summit attack menuju puncak.
- Jalur antara Segara Anak dan Plawangan Senaru.
- Area Plawangan Senaru dengan panorama kaldera yang sangat indah.
9. Bagaimana Jika Tidak Mendapat Porter?
- Lakukan pembagian tugas yang jelas dalam tim.
- Saling memberi motivasi dan dukungan selama perjalanan.
- Jika bertemu porter di jalur, Anda dapat mencoba meminta bantuan untuk membawa sebagian barang dengan kesepakatan biaya yang sesuai.
- Tim tercepat dapat berjalan lebih dahulu untuk mencari lokasi berkemah yang ideal.
10. Persiapan Sebelum Summit Attack
- Pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.
- Konsumsi makanan dan minuman yang cukup sebelum memulai pendakian menuju puncak.
- Bawalah jaket tahan angin karena suhu sangat dingin dan angin bertiup cukup kencang.
- Pada musim ramai pendakian, puncak Rinjani biasanya sangat padat oleh pengunjung.
- Bersabarlah saat mengantre untuk berfoto atau menikmati panorama puncak.
- Saling mendukung dan menyemangati antar anggota tim akan sangat membantu keberhasilan summit attack.
Yang terakhir, sabar, sabar, dan sabar, Gaes!
Nikmati setiap langkah perjalanan. Terkadang sebuah perjalanan jauh lebih indah daripada tujuan akhirnya. Ada kalanya puncaknya biasa saja, tetapi perjalanan menuju ke sana justru menjadi pengalaman yang luar biasa.
Selamat mendaki dengan aman dan bertanggung jawab. Pastikan untuk tidak meninggalkan sampah apa pun di gunung agar keindahan Gunung Rinjani tetap terjaga untuk generasi berikutnya.